Kata Kerja dalam Tujuan Pembelajaran

Andragogi & Pendidikan Kristen LAMPIRAN RUJUKAN BUKU

Daftar Kata Kerja Umum & Operasional (KKU/KKO)
(Lampiran: Perumusan Tujuan Pembelajaran Kristen)

Penulis: DAS | Penerbit: Buku Hikmat / Lentera Hikmat (2025)

LHID: 30.2025/PTPK.LAMP.001

Matrik Klasifikasi Kata Kerja Perilaku Belajar 

"Pemilihan Kata Kerja Umum (KKU) untuk Tujuan Umum/Khusus dan Kata Kerja Operasional (KKO) untuk Indikator harus disesuaikan secara cermat dengan tingkat perkembangan usia serta domain belajar pemelajar."

Pemilihan kata kerja dalam perumusan tujuan pembelajaran merupakan fondasi teknis yang menentukan keberhasilan pengukuran capaian belajar. Kata Kerja Umum (KKU) atau kata kerja abstrak digunakan dalam merumuskan Tujuan Umum (TU) dan Tujuan Khusus (TK), sedangkan Kata Kerja Operasional (KKO) yang terukur dan konkrit diterapkan khusus pada kalimat Indikator.

Rujukan praktis ini menyajikan klasifikasi KKU, KKO, serta saran Teknik Pengukuran (TP) yang dipetakan ke dalam tiga domain utama: Domain Kognitif (Bloom/Bloom Revisi), Domain Afektif (Krathwohl), dan Domain Psikomotorik (Simpson). Setiap domain juga dikelompokkan menurut rentang usia pemelajar—mulai dari usia anak (4–17 tahun) hingga kelompok pemuda dan dewasa (18 tahun ke atas)—sehingga pengajar dapat merancang indikator yang realistis dan kontekstual.

Dalam Pendidikan Agama Kristen, penggunaan kata kerja ini tidak dimaknai secara sekadar akademis atau mekanis semata, melainkan mengarahkan pemelajar pada pengenalan relasional dengan Tuhan, pembentukan karakter Kristiani, serta wujud pelayanan nyata di tengah gereja dan masyarakat.

1. Domain Kognitif (Usia Anak: 4–17 Tahun)

Kategori Usia: a: 4–6 th (Pratama) | b: 7–13 th (Madya) | c: 14–17 th (Tunas Muda & Remaja)

Level KKU (TU/TK) KKO (Indikator) Teknik Pengukuran (TP) Usia
1. Mengingat mengetahui, mengenal, mengingat menyebutkan, menunjuk, menandai, mencocokkan a: tunjuk gambar | b: kuis sederhana | c: kuis tulis a, b, c
2. Memahami memahami, menjelaskan, menafsirkan menceritakan kembali, memberi contoh, merangkum a: cerita ulang | b: mind map | c: diskusi b, c
3. Menerapkan menerapkan, memakai, menggunakan memakai, mencontohkan, menceritakan konteks a: meniru aksi baik | b: bermain peran | c: studi kasus a, b, c
4. Menganalisis membedakan, menguraikan, menemukan hubungan mengelompokkan, membandingkan, membuat bagan b: sorting nilai | c: tabel banding ayat/sikap b, c
5. Mengevaluasi menilai, mempertimbangkan, memberi alasan memilih yang benar, menyatakan pendapat firman b: refleksi lisan | c: jurnal iman, debat terbimbing b, c
6. Mencipta menyusun, mencipta, merancang menggambar iman, membuat doa, menyusun renungan a: gambar cerita | b: kartu doa | c: video/puisi/ renungan a, b, c

2. Domain Kognitif (Usia Dewasa: 18 Tahun ke Atas)

Kategori Usia: d: 18–35 th (Pemuda/Dewasa Muda) | e: 36–59 th (Dewasa Aktif) | f: 60+ th (Lansia)

Level KKU (TU/TK) KKO (Indikator) Teknik Pengukuran (TP) Usia
1. Mengingat mengetahui, mengenal, menghafal menyebutkan, menuliskan, mengulang d/e: kuis reflektif | f: dialog/ tanya-jawab d, e, f
2. Memahami memahami, menafsirkan, menjelaskan merangkum, menjelaskan kembali, memberi contoh d/e: diskusi kelompok | f: bercerita/ilustrasi d, e, f
3. Menerapkan menerapkan, menggunakan, mempraktikkan menyusun rencana, membuat keputusan, melaksanakan d/e: proyek hidup (action plan) | f: kesaksian/simulasi d, e, f
4. Menganalisis membedakan, menguraikan, meneliti membandingkan, menemukan pola, menganalisis sebab-akibat d/e: studi kasus | f: hubungan pengalaman & ayat d, e, f
5. Mengevaluasi menilai, mempertimbangkan, membela keyakinan mengemukakan pendapat, menyusun argumen, mengevaluasi d/e: debat rohani/diskusi nilai | f: refleksi iman d, e, f
6. Mencipta menyusun, merancang, mencipta menulis kesaksian, membuat bahan PA, menyusun renungan d: proyek digital | e: modul gereja | f: kesaksian lisan d, e, f

3. Ringkasan Tingkatan Domain Afektif & Psikomotorik

Domain Belajar Tingkatan Taksonomi Fokus Perilaku Utama
Domain Afektif
(Taksonomi Krathwohl)
1. Menerima (Receiving) Menyadari, mendengarkan, membuka hati, memperhatikan firman
2. Merespon (Responding) Menanggapi, berpartisipasi dalam pujian/doa, menjawab pertanyaan
3. Menilai (Valuing) Menghargai firman, memilih tindakan berdasar nilai Alkitab, komitmen
4. Mengorganisasi (Organization) Menyusun prioritas hidup, mengintegrasikan Kristus sebagai pusat nilai
5. Karakterisasi (Characterization) Hidup konsisten, menjadi teladan, menginspirasi melalui karakter Kristiani
Domain Psikomotorik
(Taksonomi Simpson)[
1. Persepsi (Perception) Mengenali gerakan, memperhatikan aba-aba ibadah, kepekaan indera
2. Kesiapan (Set) Bersedia, berdiri saat doa, menyiapkan alat tulis, kesiapan mental/fisik
3. Respons Terpimpin (Guided Response) Meniru gerakan, mencoba praktik doa/kesaksian dengan bimbingan mentor
4. Respons Terbiasa (Mechanism) Membiasakan disiplin rohani, membaca Alkitab lancar, tugas pelayanan rutin
5. Respons Kompleks (Complex Overt) Menguasai instrumen ibadah, memimpin persekutuan dengan percaya diri
6. Adaptasi (Adaptation) Menyesuaikan bahan PA, mengatur ulang format ibadah sesuai konteks jemaat
7. Penciptaan (Origination) Merancang program pembinaan baru, menciptakan karya untuk kemuliaan Tuhan
Saran Sitasi (Format APA):
Ariefin, Dwi. (2025). Lampiran: Kata Kerja Umum & Kata Kerja Operasional. Dalam Perumusan Tujuan Pembelajaran Kristen (hlm. 145–158). Lentera Hikmat.

(Dokumen lampiran selengkapnya dapat dipelajari melalui pratinjau di bawah ini)

šŸ“– Pratinjau Visual Dokumen (PDF)