Perumusan Tujuan Afektif

Andragogi & Pendidikan Kristen FRAGMEN BAB BUKU

Perumusan Tujuan Domain Afektif
(Bab 8: Perumusan Tujuan Pembelajaran Kristen)

Penulis: DAS | Penerbit: Buku Hikmat / Lentera Hikmat (2025)

LHID: 08.2025/PTPK.CHAP.008

Perumusan Tujuan Pembelajaran - Afektif

"Perumusan tujuan pada domain afektif mengarahkan pembelajaran pada pembentukan karakter Kristiani dan penghayatan nilai-nilai firman Tuhan, bukan sekadar penguasaan pengetahuan."

Pembelajaran dalam domain afektif memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi, terutama pada bagian perancangan teknik pengukuran perubahan sikap. Kendati demikian, domain ini memegang peranan utama dalam Pendidikan Kristen sebab berfokus pada pembentukan karakter, sikap hati, serta nilai-nilai ketaatan kepada Tuhan.

Pada kelompok anak pra-remaja (10–12 tahun), perumusan berada pada afektif level satu (menerima/receiving). Pemelajar dilatih untuk bersikap terbuka dan mendengarkan firman Tuhan, yang dapat diukur melalui teknik non-tes seperti lembar observasi ketenangan dan perhatian. Bagi remaja (13–15 tahun), perumusan berlanjut ke afektif level dua (merespons/responding) untuk mendorong pemelajar dalam memberikan tanggapan aktif serta membantu teman.

Pada kelompok pemelajar dewasa (20 tahun ke atas), perumusan ditingkatkan hingga afektif level tiga (menata nilai/valuing). Pemelajar diajak untuk mengorganisasikan nilai Kerajaan Allah ke dalam pola hidup pribadi dan menyatakan komitmen tindakan nyata di tengah masyarakat. Evaluasi sikap ini dilaksanakan melalui instrumen observasi partisipatif, wawancara terbimbing, dan lembar refleksi komitmen.

Tabel 1: Instrumen Pengukuran Observasi Sikap Menerima (Anak Pra-Remaja)

Aspek yang Diamati Skor 1 (Kurang) Skor 2 (Cukup) Skor 3 (Baik)
Lafal Mengulang Ayat Kurang jelas Cukup jelas Jelas dan benar
Kelancaran Ucapan Terputus-putus Kadang terputus Lancar dan mengalir
Sikap Duduk & Perhatian Sering tidak tenang (< 2 menit) Kadang tenang (2–4 menit) Duduk tenang terus (≥ 5 menit)
Saran Sitasi (Format APA):
Ariefin,Dwi. (2025). Perumusan Tujuan Domain Afektif. Dalam Perumusan Tujuan Pembelajaran Kristen (Bab 8, hlm. 81–98). Lentera Hikmat.

(Naskah selengkapnya dapat dipelajari melalui tampilan pratinjau di bawah ini)

šŸ“– Pratinjau Visual Dokumen (PDF)